Blog

STIE Bisnis Indonesia Kampus Karang Tengah membuat sebuah terobosan yang jitu dalam peningkatan kualitas Pendidikan

Perguruan tinggi di Indonesia sepuluh tahun terakhir hingga saat ini konsepnya masih terbilang sama. Kurikulum yang dianut pun tidak jauh beda. Dari berbagai perguruan tinggi didominasi dengan promosi jika lulus maka akan kerja. Sampai-sampai ada yang menjanjikan dijamin kerja. Padahal, lulusan sarjana selayaknya mejadi pelopor dalam dunia industri yang menghadirkan terobosan-terobosan baru. Sehingga membentuk sebuah peradaban negara yang maju.

Kondisi ini berbeda dengan sebuah perguruan tinggi STIE Bisnis Indonesia Kampus Karang Tengah Ciledug. Di kampus ini, telah dihadirkan terobosan-terobosan baru dalam dunia pendidikan dalam rangka menyongsong peradaban umat manusia yang berkualitas.

Founder STIE BI Kampus Karang Tengah, M Ruslan Efendi. SE.,MM mengatakan bahwa saat ini banyak kampus yang terjebak pada kegiatan rutinitas transfer ilmu dari dosen ke mahasiswa.

“Selama ini kampus terjebak pada rutinitas, transfer of knowledge. Idealnya kampus mengambil porsi pembentukan peradaban.” ujar Ruslan memaparkan konsep pendidikannya di STIE BI Kampus Karang Tengah, Tangerang, Senin (15/7/2019).

Selain itu, Ruslan menyayangkan bahwa selama ini mahasiswa didomonasi oleh manusia pencari gelar. Padahal, lanjut Ruslan, seharusnya dunia kampus memberikan nilai tambah.

“Kampus memberi value added, bukan hanya gelar, s1, s2, atau s3. Harus lebih dalam dari itu dgn memberikan nilai tambah.”

Dari paparannya, Ruslan membeberkan Konsep terobosan baru dalam dunia pendidikan yang dibutuhkan Indonesia saat ini. Menurut Ruslan, STIE BI Kampus Karang Tengah memiliki nilai lebih untuk menjadi pilihan dalam belajar di perguruan tinggi.

Di STIE BI Kampus Karang Tengah, mahasiswa akan mendapatkan nilai tambah, seperti perkuliahan non kurikulum atau ekstra kurikuler.

“Seperti praktek agama, ekskul bahasa inggris, tematik digital marketik dan Workshop atau pelatihan ekonomi, Manajemen, Bisnis, Akuntansi Syariah Sehingga walaupun belajar di kelas ekonomi konvensional, saat yang sama juga mendapat tambahan belajar ekonomi islam dan wawasan di dunia bisnis. Jadi bisa berkontribusi dalam industri syariah dan ekskul yang sekarang booming,” tutur Ruslan.

Selain itu, mahasiswa dibekali ilmu agama dengan mentoring Agama Islam juga pembiasaan membaca Al-Quran. Bahkan sebagian yang terpilih menghapalkan Al-Quran dengan target hafiz 30 juz selama 4 tahun.

“Saat ini STIE BI Kampus Karang Tengah dipercaya beberapa perusahaan untuk memfasilitasi rekrutmen karyawan. STIE BI membentuk unit tersendiri yang mengelola detil memfasilitasi calon mahasiswa dan mahasiswa yang ingin kerja, melalui taksasila learning center (tlc), yg tertarik buruan kontak tlc,” katanya.

Yang menarik lainnya adalah jika mahasiswa sudah cerdas, berpenghasilan, trus ada kelanjutannya, yaitu program pencarian jodoh.

“Kalau sudah lulus, ngapain lagi…ya ..nikah lah😊, STIE BI Karang Tengah fasilitasi dengan kuliah pra nikah. Jadi siap untuk nikah, berusaha cari jodoh, trus nikah. Ke depan kita berencana kegiatan membuka kanal curhat tentang rumah tangga , dan parenting,” papar Ruslan.

3 thoughts on “STIE Bisnis Indonesia Kampus Karang Tengah membuat sebuah terobosan yang jitu dalam peningkatan kualitas Pendidikan

  1. Setelah saya coba deskripsi mengenai profil kampus saya cukup tertarik buat melanjutkan pendidikan saya, saya pernah kuliah di unpam dan terakhir di STMIK WIDURI Palmerah tapi dari 2 kampus itu blm sampai lulus di karenakan jadwal kerja saya yang selalu bentrok dengan jam kuliah, saya kerja dr Senin-Jumat jam 12 siang sampai jam 9 malam dan hari Sabtu jam 8 sampai jam 2 siang .. jadi kalo dari kampus bisa kasih solusi untuk jam kuliah saya insya Allah secepatnya saya mendaftar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Selamat datang di Kampus STIE BI KARANG TENGAH.

Apa yang bisa kami bantu?☺

Sebelumnya dengan Bapak/Ibu siapa? ☺